Presiden Cantik Tak Segan Peluk Pemain Telanjang Dada, Kroasia Juara Piala Dunia Selangkah Lagi

shares

Rakyat Kroasia bergembira menyambut kemenangan tim nasional mereka di pertandingan semifinal Piala Dunia 2018 melawan timnas Inggris, Kamis (12/7/2018).
Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic tentunya termasuk yang paling gembira dengan pencapaian Luka Modric dkk.
Presiden keempat Kroasia ini memang tampil ekspresif setiap menonton pertandingan timnas Kroasia.
Sewaktu pertandingan semifinal melawan Rusia beberapa waktu lalu, sang presiden bersorak-sorai di tribune.
Bahkan, saat timnya dinyatakan menang ia melakukan selebrasi di depan Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev yang terlihat agak murung.
Saat semifinal melawan Inggris, Kolinda Grabar-Kitarovic tidak bisa hadir di Rusia. Perempuan yang menguasai tujuh bahasa ini harus menghadiri pertemuan NATO di Brussel, Belgia.
Meski begitu, Kolinda tetap memberi dukungan kepada Timnas Kroasia. Momen pertemuan NATO digunakannya untuk mengingatkan bahwa negara dengan jumlah penduduk empat juta orang itu telah melaju jauh di Piala Dunia 2018.
Dalam acara tersebut dia memakai scraft berwarna khas Kroasia dan memberikan jersey kepada Perdana Menteri Inggris, Theresa May, serta Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Beberapa jam sebelum pertandingan melawan Inggris, Grabar-Kitarovic mengunggah sebuah video yang berisi pesan mengajak rakyat Kroasia untuk memberi semangat kepada Timnas Kroasia.
"Saya yakin kita akan menang malam ini dan sampai jumpa di final," katanya sambil tersenyum manis.
Rasa percaya dirinya terbukti karena Kroasia akhirnya menaklukkan Timnas Inggris dengan skor 2-1.
Rakyat negara pecahan Republik Sosialis Federal Yugoslavia ini menyaksikan para penggawa timnas berjuang mati-matian melawan Timnas Inggris yang lebih dulu mencetak gol.
"Kroasia ada di final!!!" tulisnya di akun Facebooknya usai pertandingan dramatis semalam.
Jika Grabar-Kitarovic ada di Stadion Luzhniki, Moskwa, semalam, mungkin ia akan kembali mendatangi para pemain dan pelatih di ruang ganti seperti yang ia lakukan usai pertandingan melawan Rusia.
Ya, waktu itu, dengan bersemangat ibu dua anak ini menjabat tangan dan memeluk pelatih Zlatko Dalic dan Luka Modric.
Barisan pemain yang sebagian masih bertelanjang dada terlihat canggung. Namun, karena sikap hangat terpancar dari Grabar-Kitarovic, para pahlawan Kroasia itu pun mau menyambut pelukan kepala negara mereka.
Kita lihat bagaimana kiprah Timnas Kroasia pada pertandingan final melawan tim yang lebih difavoritkan, Perancis.
Kroasia dan Perancis berbagi kenangan indah dua puluh tahun lalu, tepatnya saat Piala Dunia 1998. Pada ajang itu, Perancis untuk pertama kali menjadi juara dunia. Sementara, Timnas Kroasia secara mengejutkan muncul sebagai juara ketiga.
Tentu Kolinda Grabar-Kitarovic ingin Timnas Kroasia bisa melampaui capaian generasi timnas dua puluh tahun lalu.
Kehadirannya di Stadion Luzhniki nanti akan menjadi tontonan tambahan bagi pecinta sepakbola, selain tentunya pertandingan seru di tengah lapangan. 

Related Posts