iklan floating

Breaking News

http://103.10.200.61/home http://103.10.200.57/

Cerita Wanita Asal Manado, Disekap Mantan Pacar di Kamar Kos 9 Bulan

Cerita wanita asal Manado, Sulawesi Utara yang disekap selama 9 bulan di kamar kos di Kota Makassar, terungkap.
Dugaan penyekapan dialami Dewi (23) oleh pelaku yang kini menjadi mantan kekasihnya, Muh. Alif (25) diungkap oleh pihak Polsek Mamajang, Kota Makassar.
Pengungkapan ini oleh polisi di sebuah kos-kosan di Jl Cendrawasih, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulsel, Sabtu (2/6/2018) dinihari, pukul 01.30 Wita.
Korban Dewi saat ditemui di Mapolsek mengatakan, kasus ini berawal saat dia nongkrong bersama beberapa teman lelaki di Pasar Segar, Panakkukang.
"Awalnya saya didatangi di Pasar Segar mas, waktu itu saya sedang nongkrong dan dia datang langsung menyeret saya didepan teman-teman saya," kata Dewi.
Saat ditarik dan diseret, Dewi mengaku teman-temannya yang melihat sempat mau membantu, namun karena Dewi hindari kontak fisik, dia ikuti mau Alif.
Alif pun membawa Dewi ke kamar kos yang berada di Jl Cendrawasi. Disana, Dewi mengaku disekap, dianiaya dan sempat dicubit jika dia melawan Alif.
"Setelah dari pasar segar saya disekap lagi dikos, ini penyekapan yang sudah kesekian kalinya selama kami menjalani hubungi lebih sembilan bulan," ujarnya.
Dewi menceritakan, sejak dia menjalin hubungan pacaran dengan Alif kurang lebih sembilan bulan. Dia dilarang keluar dan disekap di dalam kamar kosannya.
Padahal kata Dewi, kedatangannya di Makassar dari Manado untuk bekerja. Tapi, karena penyekapan itu, Dewi lalu kehilangan pekerjaannya di Makassar.
"Iya saya disekap di kosnya dan saya tidak boleh kemana-mana, tidak boleh bergaul dengan laki-laki bahkan saya ini diberhentikan dari kerjaan," jelas Dewi.
Dewi baru memutuskan hubungannya dengan Alif, baru tiga minggu terkahir ini karena Dewi sudah tidak tahan dengan perlakuan Alif yang terus menyekapnya.
"Sekali lagi dia bukan siapa-siapa saya lagi, dia mantan pacar tapi dia selalu mengaku tunangan saya. Hubungan kita berakhir tiga minggu," tambah Dewi.