iklan floating

Breaking News

http://www.indopoker.in/ http://www.agenpoker123.org/ref.php?ref=SAPHIRA93

Sepasang Pegawai BUMN Berselingkuh di Kamar Kos, Ibu Muda Ini Hadapi Fakta Menyakitkan

Hati MW (28), seorang ibu rumah tangga begitu hancur saat memergoki suaminya, MW (28) sedang asyik memadu kasih dengan wanita lain di sebuah kamar kos.
Ia memergoki suaminya di kos yang berada di Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Sumatera Selatan, Senin (7/5/2018).
MW awalnya mencari suaminya berinisial BA (28) lantaran tak kunjung pulang ke rumah mereka yang berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Lantaran buah hati mereka sedang sakit, MW akhirnya memutuskan untuk mencari BA.
Selama jarang pulang ke rumah, desas-desus perselingkuhan BA sebenarnya telah diketahui MW.
Isu itupun akhirnya terbukti setelah ibu muda tersebut mendapati suaminya sedang asyik berdua di dalam kamar kos bersama wanita lain berinisial SP (22).
“Mereka tanpa busana saat saya gerbek di kosan itu. Sempat suami saya sembunyikan selingkuhannya, tapi ketahuan. Anak kami ini sedang sakit," kata MW saat di Polresta Palembang.
Kasus perselingkuhan suaminya itu, menurut MW, telah berlangsung selama kurun waktu tiga tahun.
Namun, selama itu dia tak bisa membuktikan perselingkuhan suaminya yang bekerja sebagai salah satu karyawan di perusahaan BUMN di Sumsel.
“Saya sudah lama curiga perselingkuhan suami saya dengan SP ini, sejak anak kami usia 1 tahun dan sekarang baru terbukti,” ujar MW kesal.
BA, suami MW pun hanya tertunduk malu ketika digiring ke Polresta Palembang dan tak mengucapkan satu kata.
Sedangkan SP mengaku tak mengetahui bahwa kekasihnya tersebut telah mempunyai istri.
“Kami kenal ditempat kerja sama-sama di BUMN. Saya baru tahu sekarang dia mempunyai istri. Selama tiga tahun pacaran dia mengaku bujangan,” ucap SP.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara membenarkan keduanya telah ditangkap atas dugaan tindak pidana perzinahan.
“Keduanya masih diperiksa dan kita mintai keterangan," kata Yon.
Istri selingkuh saat suami bekerja
Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial RM (32) nekat tidur dengan pria idamannya yakni BT (47), warga Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju Palembang.
RM mengaku hal itu terjadi karena dirinya ditinggal suaminya bekerja.
Akibatnya keduanya pun diamankan di Polsek Kertapati Palembang, setelah digerebek oleh warga sekitar rumah RM di Jalan KI Marogan, Lorong Mesuji, Kecamatan Kertapati Palembang, Kamis (26/4/2018) sekitar pukul 05.00.
"Kami di depan rumah pak, dia (BT) datang untuk mengantarkan uang belanja," kilah RM sambil menundukan kepala karena malu.
Tetapi IRT kemudian mengaku sudah sering melakukan hubungan intim dengan BT.
"Jujur pak, kami berhubungan badan sudah berulang ulang kali. Ini kami lakukan di rumah saya, saat suami sedang bekerja," katanya.
RM mengatakan, ia telah menjalin hubungan asmara dengan BT sejak tahun 2013.
Bahkan, dia mengaku sudah menikah siri dengan pasangannya tersebut.
"Iya pak, kami berdua sudah menikah siri pak, ketip saja," ungkapnya.
Dia juga mengaku sudah tidak cinta lagi dengan suaminya karena ada permasalahan keluarga.
"Saya sering ribut dengan suami pak, namun hingga kini kami masih tinggal satu rumah pak," katanya.
Sedangkan BT mengatakan, dirinya tidak tahu kalau RM masih berstatus istri orang, lantaran kekasihnya itu mengaku sudah bercerai.
“Tidak tahu pak kalau dia, istri orang, dia ngaku dengan saya seorang janda,” ungkapnya.
Ia juga mengaku sudah menikah secara siri dengan RM, bahkan dari pernikahannya itu memiliki seorang anak.
“Hubungan intim itu kami lakukan siang hari dan malam pak, saat suaminya tidak ada di rumah," katanya.
Kapolsek Kertapati AKP I Putu Suryawan didampingi Kanit Reskrim Ipda Denny membenarkan pihaknya menerima serahan pelaku zinah dari warga.
"Awal digerebek warga mereka berada dalam satu kamar di sebuah rumah kontrakan di kawasan Kecamatan Kertapati. Perempuan sudah bersuami dan yang laki-laki sudah beristri. Keduanya dikenakan Pasal 284 KUHP dengan ancaman pidana kurungan penjara di atas sembilan bulan dan saat ini masih dalam pemeriksaan," kata Kapolsek Kertapati AKP I Putu Suryawan.