Resmi, Sosis Dinyatakan Sebagai Pemicu Kanker!

shares

Daging olahan seperti sosis atau bacon memiliki rasa yang nikmat untuk dimakan. Banyak orang tua yang bahkan kerap memberikan sosis sebagai makanan atau camilan bagi anak-anaknya agar mereka makan dengan lebih lahap. Sayangnya, situs The Guardian baru-baru ini mengeluarkan hasil dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang secara resmi menyatakan sosis, bacon, dan berbagai jenis daging olahan lainnya sebagai makanan pemicu kanker.
Awal mula penelitian ini adalah laporan dari Bombshell pada 2015 silam yang menyebut daging olahan sepertinya memang bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Para ilmuwan dari WHO pun langsung menindaklanjuti penelitian ini dan menemukan fakta bahwa daging olahan memang bersifat karsinogen dan bisa disejajarkan dengan asbes, rokok, serta racun arsenik.
Jika kita mengonsumsi daging olahan sebanyak 50 gram setiap hari, risiko untuk meningkatkan kanker usus bahkan bisa disebut-sebut meningkat hingga 18 persen.
Dalam studi yang melibatkan 22 ilmuwan dan dilakukan dengan cara mengecek kembali sekitar 400 penelitian yang berasal dari 10 negara, dihasilkan fakta bahwa 34.000 kematian yang dipicu oleh kanker ternyata disebabkan oleh konsumsi daging olahan, termasuk yang kerap dikonsumsi manusia seperti sosis, hot dog, dan lain-lain.
Daging-daging tersebut memang diolah dengan proses pengasapan dan penggaraman. Bahkan, banyak daging olahan yang juga ditambahi bahan pengawet. Padahal, tambahan bahan kimia dan garam dalam jumlah tinggi bisa memberikan dampak yang serius bagi kesehatan tubuh.
Mengingat kanker adalah penyakit yang sangat mematikan dan sulit untuk diobati, ada baiknya memang kita menerapkan gaya hidup dengan lebih sehat, khususnya dalam hal memperhatikan pola makan sehari-hari demi mencegahnya. Salah satu caranya tentu saja adalah dengan menurunkan asupan daging olahan.

Related Posts