iklan floating

Breaking News

http://www.indopoker.in/ http://103.10.200.61/home http://103.10.200.57/ http://www.agenpoker123.org/ref.php?ref=SAPHIRA93

Tak disangka, 5 orang ini tetap hidup meski tanpa kepala

Semua manusia masih bisa hidup tanpa tangan atau kaki. Tetapi jika tanpa kepala, manusia pasti akan segera mati.
Kepala adalah bagian terpenting dalam tubuh manusia, yang jika terpisah dapat dipastikan bahwa manusia tidak akan dapat hidup, karena semua pusat kendali tubuh manusia ada di kepala.
Beberapa indra manusia lainnya juga ada di kepala, seperti mata, hidung, telinga, dan lidah. Tetapi beberapa kejadian aneh ini menunjukkan bahwa manusia masih bisa hidup untuk sementara waktu tanpa kepala.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini 7 peristiwa nyata yang menunjukkan seorang manusia masih bisa hidup meski kepalanya telah terpisah dari tubuhnya.
1. Dietz von Schaumburg
Dietz von Schaumburg dieksekusi mati pada tahun 1636 dengan empat tentara bayarannya karena memberontak Raja Ludwig dari Bavaria.
Tindakannya dilarang keras dan menyebabkan keempat prajuritnya dihukum mati. Dietz meminta dihukum pertama dengan permintaan agar empat prajuritnya berbaris hingga delapan rentang antara satu sama lain.
Kemudian setelah kepalanya dipenggal, dia akan berlari tanpa kepala melewati para prajuritnya. Jika berhasil, Raja Ludwig harus memaafkan keempat prajuritnya.
Dan benar saja, setelah kepalanya dipenggal, tubuh tanpa kepala Dietz berlari melewati keempat prajuritnya dan akhirnya Raja Ludwig menepati janjinya untuk memaafkan keempatnya.
2. Antoine Lavoisier
Seorang ahli kimia bernama Antoine Lavoisier yang dieksekusi mati tanggal 8 Mei 1794. Ketika dia akan dieksekusi, dia meminta teman-temannya untuk melihat matanya setelah kepalanya dipenggal kepalanya dan dia berjanji akan terus berkedip.
Dan benar saja, meskipun kepalanya telah terpisah dari tubuhnya, dia terus berkedip selama 30 detik sebelum benar-benar mati.
3. Anne Boley
Wanita Inggris ini adalah istri favorit Raja Henry VIII. Namun setelah tiga tahun menikah, Raja Hendry VIII bosan dengan Anne Boley.
Rajapun kemudian memberikan tuduhan kejam kepada Anne untuk dijatuhi hukuman mati. Pada akhirnya Anne Boylen dijatuhi hukuman mati dimana kepalanya dipenggal dengan pedang.
Pada saat proses eksekusi, sang algojo telah memotong kepala Anne dari tubuhnya, dan ketika algojo mengangkat kepalanya, semua orang yang menghadiri eksekusi masih melihat bibir Anne bergerak memanjatkan doa.
4. Musuh Kapten T. Mulvane
Pada awal abad ke 19, pasukan Inggris pernah bertempur dengan rakyat India. Pasukan Inggris pada saat itu dipimpin oleh seorang komandan militer Inggris bernama Kapten T. Mulvane.
Ketika Mulvane bertempur di Benteng Amara, dia memenangkan pertempuran dan menebas kepala musuh dengan pedangnya.
Merasa sudah menang, Kapten Mulvane akhirnya pergi. Tapi tak sampai beberapa langkah ia beranjak, musuh yang kepalanya telah ia potong berdiri sambil memegang senapan di tangannya.
Dengan tanpa kepala, musuh Mulvane tersebut menembakkan senapannya tepat di jantung sang kapten. Peristiwa aneh ini disaksikan oleh beberapa prajurit yang berada di sekitar tempat Kapten Mulvane tewas.
5. Henri Languille
Henri Languille dijatuhi hukuman mati karena kejahatannya. Saat itu, Dr. Gabriel Beaurieux datang ke eksekusi Languille.
Ketika kepala Languille terpisah dari tubuhnya, kelopak mata dan bibirnya masih bergerak. Kemudian Dr. Beaurieux memanggil nama Languille dan alis Languille perlahan terangkat dan menatap Dr. Beaurieux.