Sadis! Tiga Mahasiswa Sengaja ‘Direbus’ dalam Cairan Asam, Kronologinya Bikin Muntab

shares

Tiga mahasiswa dilaporkan menghilang tanpa jejak pada 19 Maret lalu. Kabar terakhir tentang mereka bikin masyarakat tercengang. Pasalnya, mereka ditemukan tak lagi bernyawa dalam kondisi yang benar-benar mengenaskan.
Mahasiswa jurusan film University of Audiovisual Media di Guadalajala, ibukota negara bagian Jalisco, Meksiko, seperti yang dilansir dari laman Detik.com, diduga kuat menjadi korban kekejaman dari kartel narkobaJalisco New Generation Cartel (CJNG) lantaran dianggap sebagai musuh.
Sebelum dilaporkan menghilang, Javier Salomon Aceves (25), Jesus Daniel Diaz (20), dan Marco Garcia Avalos (20) dikabarkan tengah mengerjakan tugas di salah satu rumah di Tonala. Nahasnya, di saat yang sama, para pelaku tengah ‘mengawasi’ rumah tersebut.
Kehadiran para mahasiswa tersebut pun memancing kecurigaan para pelaku. Menurut keterangan dari saksi mata, saat itu ada pria bersenjata mengaku sebagai polisi yang mencegat tiga mahasiswa malang tersebut saat mobil korban mogok. Dan itulah detik terakhir sebelum para korban menghilang.
Menurut hasil penyidikan jaksa negara bagian tersebut, ketiga mahasiswa mendapatkan siksaan keji sebelum akhirnya dihabisi. Kemudian para pelaku memutuskan menghilangkan jejak dengan melarutkan jasad para korban dalam cairan yang diduga sejenis asam (acid).
Dalam buku Cartel: The Coming Invasion of Mexico’s Drug Wars yang ditulis oleh Sylvia Longmire pada tahun 2011, disebutkan cairan yang digunakan para kartel narkoba untuk ‘merebus’ para korban mereka disebut pozole.
Lebih lanjut, Sylvia menyebutkan bahwa cairan tersebut sesungguhnya merupakan lye. Namun lebih sering disebut sebagai asam (acid), meski sebetulnya merupakan sodium hidroksida (NaOH) atau potassium hidroksida (KOH). Lye sendiri memiliki sifat korosif yang berbahaya jika mengenai kulit.
“Sesudah itu, jenazah-jenazah mereka dilarutkan dalan cairan asam agar tidak ada jejak mereka yang tertinggal,” demikian bunyi pernyataan yang dikeluarkan kantor jaksa negara bagian Jalisco, seperti dikutip dari Detik.com, Rabu (25/4/2018).
Hingga berita ini diturunkan, kepolisian Meksiko telah menangkap dua orang tersangka pembunuhanmahasiswa jurusan film tersebut. Sementara enam tersangka lainnya masih dalam proses pengejaran.

Related Posts