http://www.buatid.com/rr59491

Breaking News

http://bdrqq.com/?ref=24jamonlin3 http://www.agenpoker123.org/ref.php?ref=SAPHIRA93 http://www.hoki228.com?ref=D5F0EB http://bit.ly/2rwY8mj http://pasaranqq.com/?ref=24jamonline1 http://www.bol228.com?ref=6737CB http://www.jrbola.com?ref=2ADEFF http://www.88duit.com/?ref=datuk12 https://goo.gl/BQpxch

Merinding! Tak Hanya Alam yang Bergejolak, Saat Supermoon Begini Reaksi Tubuh Manusia dan Hewan

24JamOnline.com - Sebuah fenomena alam langka terjadi di Indonesia dan di beberapa belahan dunia lainnya.


Badan Antariksa Amerika Serikat (AS) menerangkan, wilayah Amerika Utara (AS, Kanada, dan Meksiko), Alaska, dan Kepulauan Hawaii juga menikmati fenomena Supermoon di penghujung Januari ini.

Menurut NASA, supermoon pada 31 Januari adalah supermoon terbaik.

Pernyataan NASA bukan tanpa alasan, supermoon kali ini disebut menakjubkan karena akan diikuti dengan gerhana bulan.

"Anda hampir merasa seolah-olah bisa meraihnya, meraih bola yang bercahaya tiu, dan memasukkannya ke dalam cangkir kopi Anda," kata NASA mengutip Viral4real.

NASA lewat pernyataan resminya mengatakan kita akan melihat salah satu dari tiga Super Moons dari sebuah trilogi- atau yang biasa disebut Blue Moon-dikombinasikan dengan gerhana matahari.

Fenomena ini merupakan fenomena langka karena akan terulang lebih dari 100 tahun untuk di Amerika, sementara wilayah Indonesia 36 tahun (30-31 Desember 1982) sehingga masyarakat diharapkan melihat atau mengamati fenomena ini dan bukan dijadikan sesuatu yang menakutkan.

Banyak orang sangat antusias untuk mengabadikan dan menyaksikan fenomena yang sangat langka.
Tapi tak sedikit orang yang percaya bahwa supermoon langka menandakan datangnya bencana.

Melansir Tribunnews.com, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengingatkan masyarakat untuk waspada.

Menurut Dwikorita fenomena supermoon akan berdampak pada cuaca dan gelombang laut di wilayah Indonesia yang berlangsung hingga awal Februari.

Warga dipesisir pun diingatkan untuk mewaspadai air pasang tinggi yang dapat berdampak pada terganggunya transportasi dan aktivitas di sekitar pelabuhan dan pesisir.

Supermoon tak hanya berdampak pada cuaca atau pun gelombang laut.

Mengutip Boldsky, fenomena yang akan terulang lebih dari 100 tahun ini juga mengubah pola tidur sebagian besar manusia.
Para periset menemukan beberapa perubahan signifikan dalam pola tidur yang dikaitkan dengan bulan purnama.

Manusia disebut akan kesulitan memejamkan mata jika dibandingkan dengan hari-hari lainnya.

Tak hanya itu, siklus lunar juga memengaruhi fungsi dan perilaku fisiologis pada berbagai organisme seperti burung, ikan, hewan dan makhluk hidup laut lainnya.

Suasana hati seseorang pun disebut akan berubah total ketika Supermoon terjadi.