iklan floating

Breaking News

http://www.indopoker.in/ http://103.10.200.61/home http://103.10.200.57/ http://www.agenpoker123.org/ref.php?ref=SAPHIRA93

Astaga! Seorang Ibu Biarkan Anaknya Diperkosa Hanya Karena Ini, Si Anak Tak Bisa Memaafkannya

24JamOnline.com - Seorang ibu membawa putrinya ke kamar hotel di mana dia diperkosa oleh orang asing.
Ibu itu lalu memeluk anaknya dan mengatakan kepadanya, semuanya akan baik-baik saja.
Wanita itu awalnya pergi bersama anak perempuannya yang berusia 16 tahun dengan bus ke Toowoomba di Queensland, Australia.


Ibu itu lalu meninggalkan anaknya di tangan seornag pria yang bernama 'Thommo' yang ditemuinya secara online.
Dilansir dari Daily Mirror pada Jumat (2/1/2018), 'Thommo' telah mengatakan padanya, dia ingin berhubungan intim dengan versi yang lebih muda dari dirinya.

Wanita itu kemudian mengizinkannya melakukannya dengan putrinya sendiri.
Hal itu dilakukannya, karena dia takut akan berpisah dengan pacarnya.

Berdasarkan keterangan di pengadilan, wanita itu diketahui telah menipu putrinya dan pengatakan itu untuk jalan-jalan.


Namun, dia kemudian memberi putrinya minuman Vodka Cruisers dan menunggu di luar.
Sementara putrinya bersama pria itu, Sunshine Coast Daily melaporkan.
Polisi kini belum bisa melacak keberadaan 'Thommo'.

Beberapa tahun setelah kejadian itu, melalui panggilan telepon, ibu tersebut berusaha meminta maaf kepada putrinya atas apa yang terjadi.

"Saya minta maaf, saya ibu yang buruk," katanya.

Ibu tersebut mengaku bersalah saat sidang di Ipswich District Court, Queensland.

Pengacara yang membelanya mengatakan, ibu itu tidak sadar putrinya akan diperkosa.

Namun, di ruang sidang bertahun-tahun setelah kejadian itu, putrinya mengatakan kepada ibunya,dia tidak akan pernah bisa memafkannya.
Putrinya, sekarang sudah dewasa.

Dia terisak-isak di pengadilan dan mengungkapkan dampak seumur hidup pemerkosaan terhadap dirinya.

"Diantara semua ibu, tindakan Anda tidak dapat dijelaskan, saya tidak merasakan apa-apa selain rasa sakit kemarahan, mati rasa. bagaimana seorang ibu bisa melakukan ini pada anaknya," katanya di pengadilan.
Pada Rabu wanita itu dijatuhi hukuman empat tahun penjara.