iklan floating

Breaking News

http://www.indopoker.in/ http://www.agenpoker123.org/ref.php?ref=SAPHIRA93

Tak Fokus Saat Berkendara, Wanita Tabrak Kereta, Netter Malah Gagal Fokus Sama 'Tukang Sate' Ini!

24JamOnline.com - Pada hari Kamis (25/1/2018) subuh tadi, terjadi kecelakaan antara Kereta Api (KA) pengganti Railbus Bathara Kresna jurusan Solo-Wonogiri dan sebuah mobil Picanto.

KA tersebut ditabrak oleh mobil Picanto putih bernopol AD 7296 XX di kawasan Stadion Sriwedari, Solo.
Insidennya sendiri terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tribun Solo, mobil Picanto yang dikendarai oleh Intan Ayu Kusuma Pratiwi (27), warga Panularan, Laweyan, Solo ini ringkes di sisi depan dan kanan mobil.


Intan sempat tak bisa keluar dari mobilnya karena terjepit.

Infomasi perihal kecelakaan tersebut juga dibagikan oleh akun Instagram @infocegatansolo.

Akun itu mengunggah sebuah video dan beberapa foto di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Namun, ada satu hal yang membuat netter gagal fokus di video yang diunggah @infocegatansolo.

Pasalnya, ada dua orang pria yang mengipasi korban saat masih terjepit dalam mobilnya.

Alhasil, banyak yang memberikan julukan 'tukang sate' terhadap kedua pria tersebut.

Berikut ini beberapa komentarnya.
@pratama.jofi "Mungkin mobil e emosi niku dikipasi.. (mungkin mobilnya emosi tu sampai dikipasin) "

@gayatrii_ka "Tesatee bakulan sate mase mesti (Tesatee, pasti masnya penjual sate, ya)"

@mchfeb72 "kok dikipas kipas"

@raftlyraft "Itu kok ada tukang sate ngipas2"

@mikomic_ocim "kok dikipasi ki kenopo kui (Itu kok dikipasi kenapa?)"

Berikut ini video yang membuat netter salah fokus.

Sementara itu, petugas SAR, Dishub Solo, Damkar Solo dan Polresta Solo kemudian membantu mengevakuasi korban beserta mobilnya.

Sekitar pukul 06.00 WIB, Intan berhasil dikeluarkan dari mobilnya dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Surakarta.

Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Imam Syafi'i, menyebut cara Intan mengendarai mobilnya kurang berhati-hati.


Imam menambahkan bahwa Intan tidak melihat ada KA Batara KResna yang melintas di rel pinggir jalan Slamet Riyadi.

Saat itu KA Batara Kresna sedang keluar dari Stasiun Purwosari untuk menuju ke Wonogiri.
Di jam tersebut Jalan Slamet Riyadi masih diterapkan contraflow.

"Sebelum jam enam pagi, kawasan Jalan ini masih diterapkan contrflow," katanya.

"Jadi mobil ini jalan dari arah ke timur mau ke barat, kemudian berbelok kiri."


"Sopir tak melihat kereta dari arah barat, sehingga terjadi kecelakaan," kata Imam.

Imam juga menambahkan bahwa Intan dalam keadaan selamat saat dibawa ke rumah sakit.
"Kondisi tidak ada luka, tetapi ada shock pascakecelakaan," ungkapnya.


Dirinya menjelaskan sebenarnya KA Batara Kresna pelan saat melintas di Jalan Slamet Riyadi.
"Jadi memang protapnya seperti itu," katanya.

"Jalan dengan kecepatan 20-30 km/jam, sampai ke Wonogiri."

"Kuat dugaan pengemudi tak berhati-hati saat belok dan tak melihat Batara Kresna melaju," ujarnya.