http://www.buatid.com/rr59491

Breaking News

http://bdrqq.com/?ref=24jamonlin3 http://www.agenpoker123.org/ref.php?ref=SAPHIRA93 http://www.hoki228.com?ref=D5F0EB http://bit.ly/2rwY8mj http://pasaranqq.com/?ref=24jamonline1 http://www.bol228.com?ref=6737CB http://www.jrbola.com?ref=2ADEFF http://www.88duit.com/?ref=datuk12 https://goo.gl/BQpxch

Gunung Es Mencair, Lebih dari 80 Mayat Prajurit Perang Ratusan Tahun Lalu Ditemukan Tergeletak

24JamOnline.com - Kondisi Bumi semakin hari semakin memprihatinkan.
Meningkatnya suhu menyebabkan gletser menghilang pada tingkat yang cukup parah.

Ketika bongkahan es mulai mencair, wajah seluruh medan pun berubah, dan mengungkap berbagai rahasia panjang yang tersembunyi di dalamnya.


Trentino, Italia adalah salah satu tempat yang paling terlihat perubahannya.

Wilayah ini berubah secara drastis menjadi semakin buruk setiap hari.

Terletak di antara pegunungan Alpen, provinsi Trentino menawarkan pemandangan yang menakjubkan.

Tapi seperti banyak tempat di Eropa, wilayah ini juga memiliki masa lalu yang tragis.

Selama Perang Dunia I, tentara Italia dilatih untuk bertempur melawan Austria dan Jerman dalam kondisi beku.


Selama tiga tahun, mereka membuat kamp di pegunungan bersalju pada ketinggian 6.500 kaki.
Itulah sebabnya perang ini dikenal sebagai Perang Putih.

Sejak tahun 2004, gletser perlahan-lahan mencair akibat pemanasan global.

Bongkahan es terus mencair, banyak masyarakat menemukan hal-hal yang sangat mengejutkan.

Mereka mengungkapkan, melihat mayat prajurit yang tubuhnya telah tergeletak di atas es dengan usia lebih dari 100 tahun.


Seolah-olah semua yang terjadi selama pertempuran telah ditinggalkan dan dilupakan.

Penemuan-penemuan suram itu kira-kira berusia lebih dari satu dekade lalu ketika arkeolog melihat kerangka tiga tentara Austria terkubur di bawah permukaan salju.

Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa lebih dari 150 ribu orang telah kehilangan nyawa mereka di puncak gunung di medan pertempuran ini selama perang.


Banyak dari mereka dikalahkan oleh berbagai elemen, seperti longsoran, radang dingin, dan penyakit.
Sejak tahun 2004, lebih dari 80 kerangka telah ditemukan dalam kondisi masih berseragam lengkap.

Selanjutnya, penggalian oleh arkeolog juga mengungkap adanya terowongan yang telah dibangun langsung ke dalam gunung sebagai kompleks tentara.

Penemuan ini sungguh membuat mereka tidak percaya.

Bau anyir mayat yang membusuk selama puluhan tahun tercium ketika melintasi pegunungan ini.
Seiring berjalannya waktu, para peneliti bisa lebih banyak belajar dari situs ini.

Ada banyak barang tentara yang tertinggal telah dikembalikan.

Beberapa item tersebut termasuk foto, surat, kartu permainan, dan bahkan makanan yang diawetkan dalam dingin.

Mereka sekilas seperti sedang kembali ke masa lalu secara nyata.


Sekarang tantangan yang dihadapi para arkeolog adalah menjaga artefak agar aman dan jauh dari penjarah yang mungkin ingin menjualnya untuk keuntungan finansial mereka sendiri.

Pelestarian barang-barang tersebut merupakan bagian integral untuk memahami cara para prajurit perang bertahan hidup dalam suatu pertempuran sengit.


Tidak ada arkeolog yang pernah benar-benar tahu berapa banyak orang yang mungkin terkubur di bawah es sampai saat ini.

Mereka bertekad untuk menghormati masing-masing jasad yang ditemukan dan melakukan pemakaman militer sebagai penghormatan.

Kamu pasti tidak pernah berpikir, berapa banyak sejarah yang telah menunggu untuk ditemukan di gunung selama bertahun-tahun.