http://www.buatid.com/rr59491

Breaking News

http://bdrqq.com/?ref=24jamonlin3 http://www.agenpoker123.org/ref.php?ref=SAPHIRA93 http://www.hoki228.com?ref=D5F0EB http://bit.ly/2rwY8mj http://pasaranqq.com/?ref=24jamonline1 http://www.bol228.com?ref=6737CB http://www.jrbola.com?ref=2ADEFF http://www.88duit.com/?ref=datuk12 https://goo.gl/BQpxch

Fantastis, Segini Biaya Pembuatan Video Mesum Bocah dengan Tante-tante

Awal Januari 2018 lalu, ramai dibicarakan di jejaring media sosial mengenai video adegan mesum anak kecil dengan wanita dewasa.

Jika melihat cuplikan video yang dibagikan netizen di jejaring sosial Facebook tersebut terlihat seorang bocah laki-laki berkaos garis-garis kuning dan wanita dewasa dengan berpakaian terusan berwaran merah.


Pengambilan adegan video tersebut tampak cukup profesional.

Ada kameramen yang mengabadikannya dengan kualitas gambar cukup bersih.
Bocah dan wanita dewasa ini sepertinya melakukannya di kamar sebuah villa/hotel yang berada di perbukitan.

Di atas meja kecil ada satu buah telepon dan sebungkus jajanan makanan ringan.
Si wanita tempak memegang rokok jerutu sebelum melakukan adegan hubungan intim dengan si bocah kecil itu.

Di percakapan grup-grup media sosial Facebook, netizen tidak habis pikir, bagaimana ini yang bikin video dan yang menyebarkannya?


Nah, kini setelah pelaku ditangkap polisi, ternyata mereka adalah dibayar oleh warga negara asing yang tinggal Rusia dan Kanada.

Kasubdit IV Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Jabar, AKBP Anton Firmanto menyebut, video porno yang melibatkan anak di bawah umur ini dibiayai sejumlah warga asing sebesar Rp 108 juta.

Hal tersebut terungkap setelah polisi memeriksa catatan perbankan dari dua rekening bank milik F, pelaku yang juga otak pembuatan video porno anak.

Dari kedua rekening itu terdapat dana ratusan juta rupiah yang ditransfer warga asing.

"Ada dana masuk sebesar Rp 108 juta dari warga di tujuh negara tadi dari kurun waktu Februari hingga September 2017," ujarnya di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Jumat (26/1/2018).


Adapun uang yang diberikan dan diterima pelaku F (30) awalnya berupa bitcoin.

"Oleh Faisal, uang virtual itu dicairkan dan ditransfer ke rekening Bank Mandiri miliknya," tuturnya.

Menurutnya, uang ratusan juta itu digunakan untuk biaya produksi video porno yang disutradarai pelaku.

"Uang itu peruntukannya untuk biaya produksi video porno, termasuk bayar para pemeran, dan lainnya," jelasnya.


Hingga kini, sambung dia, pemeriksaan terus dilakukan.

Setelah penyedikan tahap pertama rampung, pihaknya akan segera melimpahkannya ke kejaksaan.

Seperti diketahui, polisi telah menyita barang bukti yang identik dengan video porno anak tersebut.

Barang bukti yang disita dari dua hotel di Kota Bandung, yakni meja, kursi, sehelai bed cover, bantal, tirai kamar mandi, lukisan, tempat tisu, meja lampu, water hiter.

Kemudian ada lembaran menu, buku panduan hotel, dompet wanita, 23 lembar pecahan Rp 50.000, buku tabungan, baju, celana anak, tas slempang, dan pakain dalam.