iklan floating

Breaking News

http://www.indopoker.in/ http://103.10.200.61/home http://103.10.200.57/ http://www.agenpoker123.org/ref.php?ref=SAPHIRA93

Boikot Israel, Lorde batalkan konser di Tel Aviv

24JamOnline.com - Penyanyi melodrama, Lorde (21), membatalkan konser 2018 di Tel Aviv, Israel. Keputusan ini dilakukannya untuk memboikot Israel atas perlakuan terhadap rakyat Palestina.

Pihak penyelenggara mengkonfirmasi ke Jerusalem Post, mengatakan Lorde telah membatalkan pertunjukan yang dijadwalkan dilaksanakan di Tel Aviv Convention Center pada 5 Juni sebagai bagian dari tur dunia 2018.

Dalam pernyataan panitia kepada Jerusalem Post, Lorde menjelaskan keputusannya tanpa menyebutkan adanya gerakan boikot, divestasi dan sanksi (BDS).


"Saya telah menerima banyak pesan, surat dan banyak diskusi dengan orang-orang yang memiliki banyak pandangan, dan menurut saya keputusan yang tepat saat ini adalah membatalkan pertunjukan," kata Lorde dalam surat keputusannya.

"Saya membanggakan diri sebagai seorang pemuda yang berpengetahuan luas, dan saya telah banyak membaca dan mencari banyak pendapat sebelum memutuskan untuk memesan pertunjukan di Tel Aviv, tapi saya tidak terlalu bangga untuk mengakui saya tidak membuat keputusan yang tepat yang satu ini".

Perwakilan Lorde tidak langsung menanggapi permintaan Rolling Stone untuk memberikan komentar.

Awalnya Lorde diminta untuk mempertimbangkan kembali konsernya di Tel Aviv dalam sebuah surat terbuka 20 Desember dari situs web The New Zealand. Lorde menuliskan cuitan di Twitter sebagai tanggapan atas surat terbuka tersebut.

"Ingat! Sudah banyak yang berbicara tentang hal ini dan mempertimbangkan semua pilihan. Terima kasih telah mendidik saya bahwa saya juga belajar sepanjang waktu," tulis cuitannya.

Tuntutan Lorde untuk memboikot Tel Aviv bertambah dalam beberapa hari terakhir, karena Amerika Serikat mengumumkan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, sebuah keputusan yang memicu kerusuhan mematikan di Gaza dan mendapat kecaman dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Tel Aviv, sudah menjadi impian saya untuk mengunjungi bagian dunia yang indah ini selama bertahun-tahun, dan saya benar-benar menyesal telah mengubah komitmen saya untuk ikut bermain untuk Anda. Semoga suatu hari kita semua bisa menari," kata Lorde.

Dalam sebuah pernyataan, Menteri kebudayaan Israel, Miri Regev berharap Lorde bisa membatalkan keputusannya itu.

"Lorde, saya berharap Anda bisa menjadi 'pahlawan sejati', seperti judul album pertama Anda, menjadi tokoh utama budaya yang netral, terbebas dari pengarus asing, dan tidak masuk akal, dengan pertimbangan politis," demikian pernyataan Miri Regev.

Lorde menjadi artis terbaru yang membatalkan konser di Israel menyusul tekanan dari gerakan BDS, yang bergabung dengan Roger Waters, Elvis Costello, Thurston Moore, Lauryn Hill dan banyak lagi.

Sebaliknya, Radiohead dan Nick Cave & Bad Seeds melanjutkan rencana yang direncanakan Israel pada tahun 2017 meskipun mendapat kritik dari para seniman yang bersekutu dengan BDS.