Kasus Percobaan Pembunuhan Dengan Payudara - 24 Jam Online

Breaking


https://goo.gl/C8KxDj
http://areabola.co/
https://goo.gl/HmxSC2
http://misiqq.com/?ref=24JamOL
http://www.maincapsa.com/
http://www.taruhan188.com/
http://www.goo4d.com/

Post Top Ad


http://pokerklik188.com/ http://abgqq..net/?ref=945749z http://dominobetqq.com/

Post Top Ad

musimqq menangqq http://www.maincapsa.com/ http://www.semiqq.net/ http://www.bla168.com/?ref=2DB122

Sunday, July 23, 2017

Kasus Percobaan Pembunuhan Dengan Payudara

Ilustrasi
Ada yang bertanya apakah Payudara itu bisa menjadi sebuah senjata pembunuh? jawabannya adalah Iya, tentu saja. Hal ini sudah dibuktikan oleh Fanziska Hansen, Wanita asal Jerman berusia 33 tahun yang mempunyai ukuran payudara super duper 38DD.

Anda sudah pasti penasaran bagaimana caranya Franziska melakukan percobaan pembunuhan itu dengan kedua gunung kembarnya. Awalnya Franziska merasa kesal kepada pasangannya yang bernama Tim Schmidt, lantaran it mengetahui rencana Tim untuk meninggalkan dirinya usai kariernya sebagai seorang pengacara melejit dengan cepat.

Tidak hanya diam, Franziska pun mencoba untuk menggoda Tim dengan mengajaknya pada sebuah sex game. Tiba-tiba pada pertengahan Game yang mereka lakukan wanita itu sudah terbakar rasa kesal dan menarik kepala TIm ke belahan dadanya sambil menahan kepalanya sampai pria yang bekerja sebagai seorang pengacara itu lemas dan kesulitan untuk bernafas. Akan tetapi akhirnya, Tim bisa melepaskan diri dan berlari ke tetangga sebelah dalam keadaan tidak mengenak pakaian.

Tim pun akhirnya mengajukan tuntutan percobaan pembunuhan kepada pacarnya ke pengadilan Jerman, dengan senjata yaitu Payudara. Tim mengucapkan kepada pengadilan jika pasangannya itu sudah berusaha ingin membunuhnya. Bahkan, menurut Tim, Franziska mengakui ingin membunuh dirinya melalui telepon sebelum sex game itu terjadi.

"Kala saya bertanya, mengapa ingin membunuh dengan payudaranya, Franziskan menjawab 'Sayang, aku mau kematianmu itu berjalan senikmat mungkin."

Akan tetapi karena aksinya itu terpaksa Nona Franziska harus berlatih untuk bisa memperbaiki teknik payudara pembunuhmu, kala berada di dalam penjara.