Tanpa Parasut Jatuh Dari Ketinggian 10.000 Meter, Pramugari Ini Berhasil Selamat - 24 Jam Online

Breaking


https://goo.gl/C8KxDj
http://areabola.co/
https://goo.gl/HmxSC2
http://misiqq.com/?ref=24JamOL
http://www.maincapsa.com/
http://www.taruhan188.com/
http://www.goo4d.com/

Post Top Ad


http://pokerklik188.com/ http://abgqq..net/?ref=945749z http://dominobetqq.com/

Post Top Ad

musimqq menangqq http://www.maincapsa.com/ http://www.semiqq.net/ http://www.bla168.com/?ref=2DB122

Sunday, December 25, 2016

Tanpa Parasut Jatuh Dari Ketinggian 10.000 Meter, Pramugari Ini Berhasil Selamat

Pada buku Rekor Guiness World Record memasukan nama - nama orang dengan keahlian ataupun hal luar biasa lainnya yang dimiliki.

Vesna Vulovic merupakan salah satu nama yang ada di dalam buku tersebut. Rekor yang dipegang dirinya nyaris tidak akan pernah bisa dipecahkan rekornya oleh orang lain.

Vesna Vulovic tercatat merupakan orang pertama dan merupakan satu - satunya orang yang sampai kini, yang berhasil selamat usai terjatuh dari ketinggian 10.160 meter tanpa menggunakan parasut yang mana kejadian itu terjadi pada tahun 1972.

Vesna Vulovic ( Foto @Emaze )

Di 26 Januari 1972, Vesna Vulovic yang kala itu merupakan seorang pramugari maskapai penerbangan JAT nomor penerbangan 367, merupakan satu - satunya orang yang berhasil selamat dikala pesawat itu meledak di atas Srbska Kamenice, Cekoslowakia.

Kala itu, Vensa masih berusia 23 tahun tidak seharusnya ada di kabin pesawat milik maskapai Jugoslavenski Aerotransport.

"Jadwalnya tertukar dengan pramugari lain yang juga memiliki nama yang sama dengannya "Vensa", akhirnya ia pun ditugaskan di pesawat yang salah," Demikian terang Guinness Book of Records.

Pada penerbangan yang naas dari Stockholm menuju ke Belgrade itu pesawat McDonnell Doughlas SC-9-32 meledak.

Pesawat itu hancur menjadi kecil - kecil di udara dan serpihannya pun jatuh dekat pada sebuah desa di Cekoslowakia.

Ustache, kelomok teroris sayap kanan pro-Nazi asal Kroasia, mengaku bertanggung jawab atas ledakan pesawat yang sudah menewaskan sebanyak 27 dari sebanyak 28 penumpang pesawat itu.

Vesna, satu - satunya korban yang berhasil selamat, ditemukan di bagian ekor pesawat terjepit pada sebuah kereta dorong pembawa makanan.

"Tulang tengkoraknya patah, tiga tulang belakang hancur dan kedua kakinya patah," jelas Guinness Book of Records.

Usai koma selama 27 hari, Vesna pun akhirnya terbangun kemudian ia melanjutkan perawatannya selama 16 bulan di rumah sakit.

"Saya tidak beruntung. semua orang menganggap bahwa saya mendapatkan keberuntunga, akan tetapi mereka salah." ujar Vesna.

"Saya beruntung jika saja tidak terlibat pada kecelakaan ini kemudian ibu dan ayah saya tetap hidup. Tragedi ini menghancurkan hidup mereka juga," ucap Vesna 30 tahun yang lalu usai kecelakaan itu.

Guinness Book of Records mencatat, vesna tidak mengalami trauma psikologis apapun dan insiden tersebut tidak lantas membuat dirinya kemudian takut untuk terbang kembali.

Namun, di Sabtu 24/12/2016, Vesna ditemukan meninggal dunia di apartemennya di Belgrade, Serbia pada usia 66 tahun.

Jasadnya ditemukan kakak laki - lakinya yang curiga usai selama beberapa hari terakhir Vesna tidak menjawab telepon darinya.

Sang kakak pun kemudian menghubungi polisi yang kemudian mendobrak apartemen Vesna. Sejauh ini masih belum diketahui penyebab dari kematian Vesna dan masih dalam penyelidikan.