Jokowai Ajak Masyarakat Untuk Teladani Sifat Toleran Nabi Muhammad - 24 Jam Online

Breaking

24 Jam Online

Cerita Kehidupan "24 Jam Online"

test banner

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Monday, December 19, 2016

Jokowai Ajak Masyarakat Untuk Teladani Sifat Toleran Nabi Muhammad

"Dengan Piagam Madinah ini, Sudah sangat jelas sekali jika Ajaran Islam dan juga Umat Islam saling menghargai kemajemukan suku, agama dan golongan."

Bapak Presiden Joko Widodo mengajak agar masyarakat meneladani sifat toleransi yang sudah diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw.

Pesan tersebut disampaikan oleh Bapak Presiden pada acara Maulid Nabi Saw 1438 H di Istana Negara, Jakarta Pada Senin 19/12/2016 seperti dilansir kompas.com

Bapak Presiden Joko Widodo ( Foto @Elshinta.com )

Jokowi awalnya menyinggung mengenai Piagam madinah yang diprakarsai oleh Rasulullah. Berdasarkan dirinya, Piagam itu sudah berhasil mempersatukan para kaum Muslim dengan Non-Muslim yang tinggal di kota Madinah kala itu.

"Dengan Piagam Madinah ini, sudah jelas bahwa ajaran Islam dan juga Umat Islam akan saling menghargai kemajemukan suku, agama dan golongan." Ucap Jokowi

Menurut bapak Presiden, dengan meniru dan meneladani Rasulullah, maka masyarakat Indonesia bisa membuktikan jika Islam merupakan agama yang rahmatan lil'alamin (rahmat untuk semesta alam). Islam merupakan Agama yang memperlihatkan dan membawa kedamaian.

"Sejarah sudah membuktikan jika umat Islam berkuasa, tidak pernah ada gangguan kepada umat lainnya atau pun paksaan untuk memeluk Agama Islam," ucap Jokowi

Jokowi menambahkan bahwa bangsa Indonesia ke depan akan makin kuat persaingan global.

Lantaran hal itu, di dalam negeri Masyarakat harus bersatu, harus saling bahu membahu agar menjadikan Indonesia ini sebagai negara yang berdaulat, mandiri, negara yang maju, berkarakter dan juga berkepribadian.

Umat Islam, tambah Jokowi, sudah harus selalu membicarakan hal yang baik, berpikir positif, bekerja keras, potimis dan juga memperkuat ukhuwah.

"Hindari ujaran kebencian, hindari saling menjatuhkan dan menjelekkan satu denganyang lain, hindari hasutan - hasutan yang tidak berguna, hindari provokasi antara satu dengan yang lain karena itu tidaklah berguna, hindari fitnah karena semua hanya akan semakin melemahkan kita dan merugikan umat Islam di Indonesia dan juga bangsa Indonesia ini." Ujar Jokowi

Jokowi juga menekankan jika energi besar Umat Islam di Indonesia sangat dibutuhkan dalam pembangunan yang akan menuntaskan kemiskinan, mengurangi pengangguran dan menghilangkan kesenjangan sosial baik itu antara wilayah ataupun antara si kaya dan si miskin.

"Dengan meneladani Rasulullah maka kita akan menjaga kesatuan dan persatuan Indonesia untuk terus bergerak maju, untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur," tutur Bapak Presiden Jokowi.

Post Top Ad

Responsive Ads Here