Ini Dia Wajah Baru Eks Lokalisasi Dolly - 24 Jam Online

Breaking

24 Jam Online

Cerita Kehidupan "24 Jam Online"

test banner

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, December 22, 2016

Ini Dia Wajah Baru Eks Lokalisasi Dolly

Pemandangan di Putat Jaya saat ini sudah berubah drastis. Jika dulunya tempat ini dikenal dengan kawasan lokalisasi Dolly, usai ditutup kini kawasan ini berubah menjadi sebuah destinasi wisata urban.

Tidak hanya beralih fungsi wisma - wisma menjadi sentra UKM, akan tetapi juga tampilan 'wajah' kawasan tersebut pun juga semakin cantik dengan adanya muralmural berbagai tema.

Yang pasti akan menjadi lokasi yang begitu instagramable dan juga menarik untuk para remaja - remaja melakukan aksi - aksi foto selfienya.

Lokalisasi Dolly Sekarang ( Foto @U-Report )

Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya mengapresiasi adanya perubahan itu. Dirinya juga akan menjadikan kawasan itu sebagai salah satu destinasi wisata urban yang menjadi unggulan Surabaya nantinya.

"Memang disini harus ada treatmen khusus. Saya sangat bersyukur atas adanya perubahan yang begitu pesat sekali. Di luar bayangan pada otak saya bisa secepat ini perubahannya." ujar Risma pada kunjungannya ke Putat Jaya pada Senin 19/12/2016 seperti dilansir dari JPNN.

Wali Kota Wanita pertama di Surabaya ini mengucapkan, bahwa kawasan Putat Jaya saat ini sudah berhasil berubah menjadi lebih indah.

Tidak hanya di Gang VIII saja, lukisan mural pun juga bisa kalian temui di gang lainnya.

Setiap gang ada tema tersendiri. Seperti halnya pada Gang VIII yang mempunyai tema batik, lantaran adanya kerajinan batik yang sudah dikembangkan di sana oleh warga sekitar.

"Jika yang di Wisma Barbara, mereka menggunakan tema kampung seribu cerita," lanjutnya.

Tidak hanya itu, Risma juga mempunyai gagasan agar memasukkan urban farming pada setiap kanan kiri jalan gang. Kesemua itu dilakukan supaya bisa lebih menarik wisatawan.

"Saya akan mendesain nanti jika hal ini sudah selesai. Kemudian saya akan menyuruh Dinas Pekerjaan Umum menutup selokan, sampai bisa ditaruh tanaman urban farming. Selanjutnya lampu - lampu ini akan ditata sebagus mungkin. Sehingga nantinya hal ini bisa lebih menarik wisatawan," papar Tri Rismaharini.

Post Top Ad

Responsive Ads Here