Obama Undang Semua Muslim AS Untuk Rayakan Idul Fitri Di Gedung Putih - 24 Jam Online

Breaking

24 Jam Online

Cerita Kehidupan "24 Jam Online"

test banner

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Tuesday, June 7, 2016

Obama Undang Semua Muslim AS Untuk Rayakan Idul Fitri Di Gedung Putih

Presiden Barack Obama memberikan undangan untuk seluruh Umat Islam yang ada di Amerika Serikat untuk bisa merayakan Idul Fitri Di Gedung Putih.

Dalam pernyataannya yang disebar melalui situs resmi Gedung Putih, Barack Obama dan juga Michelle mengucapkan bahwa Ramadan merupakan salah satu kesempatan untuk berfokus pada pertumbuhan Rohani.

Bagi kebanyakan orang, Bulan Ramadan merupakan sebuah kesempatan untuk bisa lebih fokus pada pertumbuhan rohani. Kesabaran, pengampunan dan juga ketahanan diri, serta memberikan kasih sayang untuk mereka yang kurang beruntung," Ucap Barack Obama seperti dikutip dari pernyataan resmi yang dikeluarkan situs resmi Gedung Putih Pada Minggu 05/06/2016

Obama Buka Pintu Gedung Putih Untuk Orang Muslim ( Foto @AFP PHOTO/Yuri Gripas )

Barack Obama mengucapkan jika dalam setiap tahunnya dia akan selalu membuka pintu rumahnya untuk para umat Muslim di AS. Bahkan Barack Obama juga menyebutkan perbedaan menjadi hal yang Indah jika dijalani secara bersama - sama.

"Di Negara Kita, Amerika Serikat, kita diberkati dengan komunitas Muslim yang sangat beragam. Sebagai Muslim yang merayakan Idul Fitri di Amerika Serikat, saya juga mengingatkan, kita adalah sebuah keluarga. Saya berdiri tegak di antara para umat Muslim, bersama - sama kita menolak suara - suara yang berusaha untuk memecah belah keutuhan negara AS," ujar Barack Obama

"Saya berdiri dengan komitmen untuk terus menjaga hak - hak sipil semua Warga Amerika, tidak peduli apa agama dan penampilan mereka." Lanjut Obama

Pernyataan ini menurut banyak media di Amerika Serikat merupakan sebuah sindiran halus yang ditujukan untuk Donald Trump yang sudah beberapa kali menyampaikan pernyataannya bahwa ia adalah Anti Islam. Trump bahakn sudah pernah menyarankan larangan Muslim untuk masuk ke Amerika Serikat menyusul serangan teroris di Paris dan San Bernardino.

Barack Obama menekankan yang membuat dirinya berbeda dengan Donald Trump, dengan mengatakan bahwa Amerika Serikat akan tetap menerima Imigran dan juga pengunsi dari negara - negara yang sednag konflik, tanpa melihat Agama mereka.

"Kami akan tetap menerima imigran dan juga pengungsi untuk singgah ke negara kami, termasuk mereka yang Muslim." Ucap Obama.

Di akhir kalimatnya Presiden yang pernah kecil di Indonesia ini menyebutkan dirinya sudah tidak sabar untuk merayakan Ramadan bersama dengan keluarga Muslim Amerika Serikat yang terakhir kalinya sebagai seorang Presiden.

"Saya tidak sabar untuk segera memberikan pintu Gedung Putih untuk seluruh Warga Muslim di Amerika Serikat. Ini merupakan cara terbaik untuk menandai perayaan Ramadan saya yang terakhir sebagai seorang Presiden Amerika Serikat, Ramadan Kareem," Tutupnya

Post Top Ad

Responsive Ads Here