Hotel Ini Dapat Demo Lantaran Dijadikan Tempat Pembuat Film Panas - 24 Jam Online

Breaking


https://goo.gl/C8KxDj
http://areabola.co/
https://goo.gl/HmxSC2
http://misiqq.com/?ref=24JamOL
http://www.maincapsa.com/
http://www.taruhan188.com/
http://www.goo4d.com/

Post Top Ad


http://pokerklik188.com/ http://abgqq..net/?ref=945749z http://dominobetqq.com/

Post Top Ad

musimqq menangqq http://www.maincapsa.com/ http://www.semiqq.net/ http://www.bla168.com/?ref=2DB122

Sunday, June 5, 2016

Hotel Ini Dapat Demo Lantaran Dijadikan Tempat Pembuat Film Panas

Ribuan warga yang tergabung dalam sebuah gerakan Masyarakat Parung melakukan aksi unjuk rasa di depan hotel Transit Parung. Dalam aksinya itu para warga yang hanya menginginkan satu tuntutan yaitu supaya Hotel Transit segera ditutup.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di lokasi, setibanya di area depan Hotel Transit, Massa pun langsung melakukan aksi dengan membentangkan banyak spanduk yang bertuliskan supaya pihak hotel transit segera menutup aktivitas yang ada di dalam hotel.

Dalam demonya itu para warga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk segera melakukan tindakan untuk menutup hotel transit. Masa mengaku ada sembila alasan mengapa hotel itu harus segera ditutup. Diantaranya adalah tidak memiliki izin sebagai tempat hiburan, merupakan tempak maksiat, tempat pembuat film porno dan yang paling penting adalah dengan adanya hotel itu bisa merusak citra dan juga moral warga Parung.

Ilustrasi ( Foto @detik.com )

Aksi demonstrasi itu pun berjalan tidak dengan rusuh melainkan penuh kedamaian. Akan tetapi banyaknya warga yang datang mengakibatkan arus lalu lintas di jalan Raya Parung mengalami macet parah. Alhasil antrean untuk kendaraan roda empat dan juga dua pun menjadi mengular cukup panjang.

Aksi warga itu pun mendapatkan pengawasan yang ketat dari aparat Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ) Di Kabupaten Bogor dan juga aparat kepolisian setempat.

"Pemkab Bogor juga bertemu dan tatap muka langsung dengan para pengunjuk rasa dan mereka berjanji akan segera menutup tempat maksiat tersebut dengan akan melakukan evaluasi terlebih dahulu." Ujar Dace Supriadi Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor saat berada di Lokasi Demo Warga Parung Bogor pada Sabtu 07/07/2016

Meskipun sudah mendapatkan kepastian bahwa Hotel tersebut akan ditutup akan tetapi warga tidak lantas mempercayainya begity saja dan malah melakukan aksi demonstrasi dan bahkan warga mengancam jika tidak segera ditutup maka para warga sendiri yang akan melakukannya.